Tampilkan postingan dengan label Tips and Trick. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips and Trick. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 Desember 2011

Make Profesional Photo with Handphone Camera

Dengan terus bertambahnya kemampuan

kamera handphone (megapiksel, kualitas

lensa dan adanya flash), frekuensi dan jumlah

penggunanya juga semakin banyak.

Sayangnya, hasil foto menggunakan kamera

ini masih tetap terbatas. Bukan semata

karena kualitas kamera namun juga mungkin

cara kita menggunakannya.

Ini adalah 11 tips yang bisa anda pakai

untuk memaksimalkan kualitas foto dari

kamera handphone, apapun merk handphone

anda, silahkan:

* Jangan gunakan zoom, mendekatlah ke

obyek foto

Kamera handphone cenderung memperkecil

obyek foto, jadi selalu usahakan agar anda

memotret dari jarak yang cukup sehingga

keseluruhan obyek bisa memenuhi frame

tanpa harus menggunakan zoom. Zoom akan

menurunkan resolusi foto anda secara

keseluruhan dan membuat foto tidak tajam.

* Pastikan cahaya yang menerangi obyek

mencukupi

Kamera hanphone tidaklah sesensitif mata

kita yang bisa melihat di keremangan.

Usahakan selalu agar cahaya yang

menerangi obyek foto mencukupi, hasil foto

outdoor cenderung lebih bagus dibanding

indoor. Jika tersedia, gunakan flash saat

memotret indoor.

Namun harus diingat bahwa jarak efektif

flash adalah sekitar 2-3 meter, jadi jangan

berharap kita bisa menerangi seisi ruangan

dengan flash.

* Pegang handphone se-stabil mungkin

Semakin stabil kamera semakin bagus foto

kita. Jadi usahakan selalu agar tangan kita

tenang saat mengambil foto. Jika perlu,

manfaatkan benda yang lebih stabil sebagai

sandaran, misalnya pohon atau tembok

sehingga membantu kestabilan tangan.

* Baca tips tentang komposisi

Pengetahuan tentang komposisi yang bagus

akan membantu kita memotret dengan lebih

baik. Cobalah baca tips komposisi singkat

ini. Namun jangan terpaku, seperti kata para

fotografer tenar bahwa dalam aturan

pertama dalam fotografi adalah tidak ada

aturan,  yang ada adalah selera.

* Cobalah memotret dari tempat yang tidak

biasa

Foto yang dibuat dari sudut yang biasa-biasa

saja maka hasilnya juga akan biasa-biasa

saja. Untuk itu cobalah memotret dari sudut

yang tidak biasa, misalnya dari bawah obyek

atau carilah latar belakang yang dapat

memberikan informasi kepada yang melihat

foto anda.

* Pilih resolusi tertinggi

Resolusi tertinggi berarti foto yang dihasilkan

memiliki detail lebih banyak dan bisa dicetak

lebih besar. Jika kamera memberi pilihan

resolusi, pilihlah resolusi tertinggi. Juga

resolusi tinggi juga berarti ukuran file yang

lebih besar, ini menjadi pertimbangan bagi

pemilik handphone dengan kapasitas memory

terbatas atau misalnya foto akan dikirim

maka akan membutuhkan waktu transfer

lebih lama.

* Pastikan lensa selalu bersih

Sebaik apapun kita memotret dan sebagus

apapun obyek foto tapi jika lensa kita kotor,

maka hasilnya pastilah jelek. Mengingat

handphone kita lama berada di kantong

maka kotoran kelamaan akan menempel di

lensa kamera, oleh karena itu secara berkala

bersihkan lensa dari kotoran. Gunakan kain

lembut untuk membersihkan, tak perlu cairan

apapun. Jika terkena minyak, gunakan cairan

pembersih LCD atau kacamata.

* Kenali waktu jeda shutter

Kamera handphone memiliki apa yang

disebut shutter lag, yakni waktu jeda antara

saat kita memencet dan saat kamera mulai

mengambil foto. Kenali waktu jeda ini

dengan baik supaya tangan kita tetap tenang

sesaat setelah kita menekan shutter.

* Hindari mengedit foto dari handphone

Handphone memiliki beberapa fitur

pengolahan foto bawaan yang cukup menarik

(dan lucu-lucu), namun jika anda cukup tahan

godaan dan rela kerepotan mengolah foto di

komputer, maka hasilnya akan jauh lebih

bagus dan kita akan memiliki keleluasaan

kreatif yang lebih besar nantinya ketika

mengolah foto di komputer.

* Foto sesering mungkin

Kita harus bersyukur hidup di jaman digital

sehingga berapapun kita memotret, kita

tidak perlu mengeluarkan ongkos ekstra.

Bayangkan jika anda memotret

menggunakan film,

berapa roll yang harus dibeli? Karena itu,

jangan sungkan dan ragu, potretlah

sebanyak dan sesering mungkin, semakin

banyak kita memotret semakin banyak pula

hasil yang bagus.

* Jangan beri efek di handphone, beri efek di

komputer

Kebanyakan handphone melengkapi dirinya

dengan aplikasi tertentu yang memungkinkan

kita mendapat efek seperti yang kita mau,

misalnya hitam-putih, crop, sephia dll.

Namun untuk mendapatkan hasil terbaik,

gunakan software photo editor pilihan anda. Selamat mencoba. *_*



Published with Blogger-droid v2.0.2

Tips Menggunakan Kamera Hp

Bercita-cita menjadi seorang fotografer

professional? tetapi anda tidak

mempunyai kamera SLR yang harganya

selangit. Tidak usah keburu

memusnahkan cita-cita anda dulu. Anda

pun bisa menjadi seorang fotografer

“kecil-kecilan” menggunakan kamera

ponsel. Berikut tips dan triknya.

1.       Lebih dekat ke objek

Ponsel yang tersedia

kebanyakan tidak dibekali

dengan fitur zoom yang

maksimal, jadi pastikan anda

mendekati objek yang akan

dibidik. Format pengambilan

foto close up membuat hasil

foto jauh terlihat lebih detail.

Tetapi hati-hati, pengambilan

gambar yang terlalu dekat

malah akan membuat gambar

menjadi blur.

2.       Hati-hati dengan cahaya

Ingat baik-baik dengan premis

ini, low light = gambar buruk.

Cobalah untuk mengambil

gambar dalam kondisi

penerangan yang cukup.

Kecuali ponsel anda memiliki

fitur flash yang memadai.

3.       Perhatikan latar

belakang

Tempatkan objek dengan latar

belakang yang tidak terlalu

sibuk perhatikan juga apakah

lata belakang tidak

mengganggu objek. Jangan

sampai pohon yang ada di

belakang objek seolah-olah

tumbuh dari kepala si objek.

4.       Coba angel yang

berbeda

Jangan takut untuk

bereksperimen. Jika ponsel

anda dibekali dengan kartu

memori yag cukup, cobalah

mengambil foto dengan angel

yang berbeda-beda. Foto akan

terlihat tidak monoton dan

kreatif.

5.       Pilihlah resolusi yang

tinggi

Makin tinggi resolusi yang

anda pakai, makin baik hasil

gambar yang dihasilkan.

Perbedaan kualitas foto antara

resolusi tinggi dan rendah

tidak akan terlihat di layar

ponsel. Perbedaan ini akan

terlihat begitu anda

melihatnya di layar komputer.

6.       Bersihkan lensa

Ponsel kamera pada

umumnya tidak dibekal

dengan penutup lensa. Ini

membuat lensa mudah kotor

karena debu atau cap sisik

jari anda yang tertinggal.

Pastikan untuk membersihkan

lensa anda sebelum

mengambil foto.

7.       Bijaksanalah

menggunakan memori

Biasakan untuk memindahkan

foto anda ke PC. Jadi selalu

ada kapasitas memori yang

cukup untuk mengambil foto.

8.       Steady

Jaga keseimbangan. Usahakan

tangan anda jangan sampai

bergoyang saat tombol

shutter ditekan. Ini menjaga

foto anda agar tidak blur.

9.       Eksplorasi fitur yang

tersedia

Ponsel kamera untuk tipe-tipe

ponsel mid-end dan high-end

umumnya dibekali dengan

fitur yang cukup lengkap. Di

sana anda dapat temukan fitur

brightness, exposure, white

balance, dan fitur-fitur lain.

Sesekali sempatkanlah untuk

mengeksplorasi fitur apa saja

yang ada di kamea ponsel

anda.

10.   Eksperimen white

balance

Ponsel anda memiliki fitur

white balance? Cobala

mengutak-atik fitur ini. anda

dapat memodifikasi warna

dan menghasilkan warna dan

menghasilkan foto yang

berbeda-beda.

11.   Hindari penggunaan

digital zoom’

Dekatkan diri ke objek dengan

cara mengeser posisi and,

bukan dengan digital zoom.

Penggunaan digital zoom bisa

membuat kualitas gambar

berkurang.

12.   Perhatikan ukuran cetak

Foto yang dibidik dari ponsel

bisa dicetak dengan kualitas

maksimal jika anda

menyesuakan ukuran cetak

dengan resolusi gambar.

Itu dia tips dan trik yang dapat saya

bagikan. Semoga cita-cita anda untuk

menjadi fotografer professional dapat

terwujud. Selamat mencoba.


Published with Blogger-droid v2.0.2

Menciptakan Karya Menggunakan Kamera Hp

Jika Foto adalah senjata Kita, Maka Kamera adalah Baju jirah kita.
   Haii guys kali ini gue mau bahas tentang foto yang bisa dihasilkan oleh kamera hape, tapi point penting yang harus ada ya hape pakai kamera tentunya (gubbrraakkk admin jatuh dari kursi ada xg sms bilang gak punya hape kamera) , hahaa oke oke ayo lanjut (kemana min?) (- -')

   Pertama adalah pengoperasian, yang perlu dilakukan adalah mengenali bagaimana cara kerja kamera ponsel dan mengoperasikannya.Kebanyakan kamera ponsel ini di jalankan dengan funsi otomatis (artinya bukan manual) udah tau yakk?? hahaa.  sehingga tidak akan membuat anda kesulitan dalam pengoperasiannya. Jangan lupa juga menggunakan best mode dan high pixel (artinya apa min?/buka google translate) atau mode yang terbaik sehingga bisa menghasilkan karya yang maksimal.

   Kedua adalah Visual Element atau unsur-unsur gambar, mempunyai maksud apa saja yang terlihat oleh lensa kamera pada tempat kejadian antara lain objek, lokasi, warna, cahaya, dll (lensa harus dalam keadaan bersih tanpa debu atau goresan)

   Ketiga, penuhi unsur-unsur yang di perlukan dan di gunakan dalam pengambilan gambar secara
baik dan benar yaitu; 1. Focus, adalah keadaan di mana objek yang diambil dalam keadaan paling tajam atau tidak blur, biasanya kamera pada ponsel ini di lengkapi kemampuan auto focus. (jangan gunakan zoom untuk memperbesar objek ya hasil gambar akan pecah dan menjadi tidak tajam). 2. Iris, adalah kondisi dimana objek yang kita gunakan memenuhi unsur penerangan secara alami, over exposure atau terlalu terang maupun sebaliknya under (terlalu gelap) bisa mempengaruhi hasil foto yang kita ambil. 3. Framing, atau komposisi gambar adalah pengaturan, penataan dan penempatan unsur-unsur gambar kedalam frame atau bingkai pada ponsel. Komposisi ini sangat erat kaitannya dengan rasa seni, perasaan atau ekspresi seseorang, komposisi juga harus memperhatikan factor keseimbangan, keindahan, ruang dan warna dari unsur-unsur gambar ( kamera hape juga punya ROT/Rule of third, kadang mata fotografer juga sering melanggar aturan ini dikarenakan perasaan dan expresi yang ia miliki untu disampaikan didalam foto yang ingin ia jepret (kaya komentator bola min?/ itu JEBRET!!!)). 4. Stabil, tentu saja berarti dalam pengambilan gambar tidak bergoyang-goyang, usahakan gunakan dua tangan atau bertumpu pada sesuatu misalkan meja,batu,pohon atau semacamnya agar kualitas foto yang dihasilkan tisak bergetar. 5. Durasi, lamanya suatu komposisi yang diambil, sebelum berpindah pada komposisi berikutnya ini juga bersangkutan dengan stabil.

   Keempat, penuhi unsur-unsur pengambilan gambar dengan prinsip 5W 1H
1. Where, atau di mana objek itu di ambil ini berarti tempat. 2. What, apa saja yang ada di sekitar objek, dan tentukan posisi objek agar telihat menarik. 3. Who/Why, siapa objek yang ada di dalam suatu foto tersebut, dan sesuaikan dengan backgroud di belakangnya (misal anak kecil makan es ditengah badai salju) (- -') (itu aneh min) hahahaaa 4. When, kondisi suatu waktu ketika suatu gambar diambil, para fotografer mengetahui kapan waktu yang tepat untuk mengambil sebuah foto yaitu waktu sholat Dhuha dan setelah sholat Ashar menjelang magrib, karena waktu tersebut cahaya matahari begitu lembut tidak seperti siang hari cahaya nya terlalu keras. 5. How, sebuah penegasan bagaimana dan apa motivasi tentang objek, ini disebut "Gambar sama dengan seribu kata" jadi harus pintar menceritakan maksud dari foto yang kita ambil.

   Kelima, penuhi standart pengambilan gambar dengan edit by camera
Edit by Camera, bagaimana membuat suatu rekaman dengan berdasarkan pengambilan gambar secara berurutan dengan memenuhi unsur kedua, ketiga dan keempat, sehingga tanpa melakukan non linier over exposure atau pengeditan menggunkan komputer, rekaman video yang di hasilkan sudah dapat bercerita. Murah belum tentu murahan, bila semua itu terpenuhi. saya saran kan untuk tidak menggunakan efek tertentu saat mngambil foto gunakan lah efel standar,, "SHOOT FIRST EFFECT LATER".

   Semoga artikel yang saya buat bisa bermanfaat bagi para fotografer pemula yang ingin mengekpresikan karyanya walau hanya dengan kamera HP,, Jangan takut untuk apa yang kita ingin kan OKE???