Dengan terus bertambahnya kemampuan
kamera handphone (megapiksel, kualitas
lensa dan adanya flash), frekuensi dan jumlah
penggunanya juga semakin banyak.
Sayangnya, hasil foto menggunakan kamera
ini masih tetap terbatas. Bukan semata
karena kualitas kamera namun juga mungkin
cara kita menggunakannya.
Ini adalah 11 tips yang bisa anda pakai
untuk memaksimalkan kualitas foto dari
kamera handphone, apapun merk handphone
anda, silahkan:
* Jangan gunakan zoom, mendekatlah ke
obyek foto
Kamera handphone cenderung memperkecil
obyek foto, jadi selalu usahakan agar anda
memotret dari jarak yang cukup sehingga
keseluruhan obyek bisa memenuhi frame
tanpa harus menggunakan zoom. Zoom akan
menurunkan resolusi foto anda secara
keseluruhan dan membuat foto tidak tajam.
* Pastikan cahaya yang menerangi obyek
mencukupi
Kamera hanphone tidaklah sesensitif mata
kita yang bisa melihat di keremangan.
Usahakan selalu agar cahaya yang
menerangi obyek foto mencukupi, hasil foto
outdoor cenderung lebih bagus dibanding
indoor. Jika tersedia, gunakan flash saat
memotret indoor.
Namun harus diingat bahwa jarak efektif
flash adalah sekitar 2-3 meter, jadi jangan
berharap kita bisa menerangi seisi ruangan
dengan flash.
* Pegang handphone se-stabil mungkin
Semakin stabil kamera semakin bagus foto
kita. Jadi usahakan selalu agar tangan kita
tenang saat mengambil foto. Jika perlu,
manfaatkan benda yang lebih stabil sebagai
sandaran, misalnya pohon atau tembok
sehingga membantu kestabilan tangan.
* Baca tips tentang komposisi
Pengetahuan tentang komposisi yang bagus
akan membantu kita memotret dengan lebih
baik. Cobalah baca tips komposisi singkat
ini. Namun jangan terpaku, seperti kata para
fotografer tenar bahwa dalam aturan
pertama dalam fotografi adalah tidak ada
aturan, yang ada adalah selera.
* Cobalah memotret dari tempat yang tidak
biasa
Foto yang dibuat dari sudut yang biasa-biasa
saja maka hasilnya juga akan biasa-biasa
saja. Untuk itu cobalah memotret dari sudut
yang tidak biasa, misalnya dari bawah obyek
atau carilah latar belakang yang dapat
memberikan informasi kepada yang melihat
foto anda.
* Pilih resolusi tertinggi
Resolusi tertinggi berarti foto yang dihasilkan
memiliki detail lebih banyak dan bisa dicetak
lebih besar. Jika kamera memberi pilihan
resolusi, pilihlah resolusi tertinggi. Juga
resolusi tinggi juga berarti ukuran file yang
lebih besar, ini menjadi pertimbangan bagi
pemilik handphone dengan kapasitas memory
terbatas atau misalnya foto akan dikirim
maka akan membutuhkan waktu transfer
lebih lama.
* Pastikan lensa selalu bersih
Sebaik apapun kita memotret dan sebagus
apapun obyek foto tapi jika lensa kita kotor,
maka hasilnya pastilah jelek. Mengingat
handphone kita lama berada di kantong
maka kotoran kelamaan akan menempel di
lensa kamera, oleh karena itu secara berkala
bersihkan lensa dari kotoran. Gunakan kain
lembut untuk membersihkan, tak perlu cairan
apapun. Jika terkena minyak, gunakan cairan
pembersih LCD atau kacamata.
* Kenali waktu jeda shutter
Kamera handphone memiliki apa yang
disebut shutter lag, yakni waktu jeda antara
saat kita memencet dan saat kamera mulai
mengambil foto. Kenali waktu jeda ini
dengan baik supaya tangan kita tetap tenang
sesaat setelah kita menekan shutter.
* Hindari mengedit foto dari handphone
Handphone memiliki beberapa fitur
pengolahan foto bawaan yang cukup menarik
(dan lucu-lucu), namun jika anda cukup tahan
godaan dan rela kerepotan mengolah foto di
komputer, maka hasilnya akan jauh lebih
bagus dan kita akan memiliki keleluasaan
kreatif yang lebih besar nantinya ketika
mengolah foto di komputer.
* Foto sesering mungkin
Kita harus bersyukur hidup di jaman digital
sehingga berapapun kita memotret, kita
tidak perlu mengeluarkan ongkos ekstra.
Bayangkan jika anda memotret
menggunakan film,
berapa roll yang harus dibeli? Karena itu,
jangan sungkan dan ragu, potretlah
sebanyak dan sesering mungkin, semakin
banyak kita memotret semakin banyak pula
hasil yang bagus.
* Jangan beri efek di handphone, beri efek di
komputer
Kebanyakan handphone melengkapi dirinya
dengan aplikasi tertentu yang memungkinkan
kita mendapat efek seperti yang kita mau,
misalnya hitam-putih, crop, sephia dll.
Namun untuk mendapatkan hasil terbaik,
gunakan software photo editor pilihan anda. Selamat mencoba. *_*
Kamis, 15 Desember 2011
Make Profesional Photo with Handphone Camera
Tips Menggunakan Kamera Hp
Bercita-cita menjadi seorang fotografer
professional? tetapi anda tidak
mempunyai kamera SLR yang harganya
selangit. Tidak usah keburu
memusnahkan cita-cita anda dulu. Anda
pun bisa menjadi seorang fotografer
“kecil-kecilan” menggunakan kamera
ponsel. Berikut tips dan triknya.
1. Lebih dekat ke objek
Ponsel yang tersedia
kebanyakan tidak dibekali
dengan fitur zoom yang
maksimal, jadi pastikan anda
mendekati objek yang akan
dibidik. Format pengambilan
foto close up membuat hasil
foto jauh terlihat lebih detail.
Tetapi hati-hati, pengambilan
gambar yang terlalu dekat
malah akan membuat gambar
menjadi blur.
2. Hati-hati dengan cahaya
Ingat baik-baik dengan premis
ini, low light = gambar buruk.
Cobalah untuk mengambil
gambar dalam kondisi
penerangan yang cukup.
Kecuali ponsel anda memiliki
fitur flash yang memadai.
3. Perhatikan latar
belakang
Tempatkan objek dengan latar
belakang yang tidak terlalu
sibuk perhatikan juga apakah
lata belakang tidak
mengganggu objek. Jangan
sampai pohon yang ada di
belakang objek seolah-olah
tumbuh dari kepala si objek.
4. Coba angel yang
berbeda
Jangan takut untuk
bereksperimen. Jika ponsel
anda dibekali dengan kartu
memori yag cukup, cobalah
mengambil foto dengan angel
yang berbeda-beda. Foto akan
terlihat tidak monoton dan
kreatif.
5. Pilihlah resolusi yang
tinggi
Makin tinggi resolusi yang
anda pakai, makin baik hasil
gambar yang dihasilkan.
Perbedaan kualitas foto antara
resolusi tinggi dan rendah
tidak akan terlihat di layar
ponsel. Perbedaan ini akan
terlihat begitu anda
melihatnya di layar komputer.
6. Bersihkan lensa
Ponsel kamera pada
umumnya tidak dibekal
dengan penutup lensa. Ini
membuat lensa mudah kotor
karena debu atau cap sisik
jari anda yang tertinggal.
Pastikan untuk membersihkan
lensa anda sebelum
mengambil foto.
7. Bijaksanalah
menggunakan memori
Biasakan untuk memindahkan
foto anda ke PC. Jadi selalu
ada kapasitas memori yang
cukup untuk mengambil foto.
8. Steady
Jaga keseimbangan. Usahakan
tangan anda jangan sampai
bergoyang saat tombol
shutter ditekan. Ini menjaga
foto anda agar tidak blur.
9. Eksplorasi fitur yang
tersedia
Ponsel kamera untuk tipe-tipe
ponsel mid-end dan high-end
umumnya dibekali dengan
fitur yang cukup lengkap. Di
sana anda dapat temukan fitur
brightness, exposure, white
balance, dan fitur-fitur lain.
Sesekali sempatkanlah untuk
mengeksplorasi fitur apa saja
yang ada di kamea ponsel
anda.
10. Eksperimen white
balance
Ponsel anda memiliki fitur
white balance? Cobala
mengutak-atik fitur ini. anda
dapat memodifikasi warna
dan menghasilkan warna dan
menghasilkan foto yang
berbeda-beda.
11. Hindari penggunaan
digital zoom’
Dekatkan diri ke objek dengan
cara mengeser posisi and,
bukan dengan digital zoom.
Penggunaan digital zoom bisa
membuat kualitas gambar
berkurang.
12. Perhatikan ukuran cetak
Foto yang dibidik dari ponsel
bisa dicetak dengan kualitas
maksimal jika anda
menyesuakan ukuran cetak
dengan resolusi gambar.
Itu dia tips dan trik yang dapat saya
bagikan. Semoga cita-cita anda untuk
menjadi fotografer professional dapat
terwujud. Selamat mencoba.
Menciptakan Karya Menggunakan Kamera Hp
![]() | |
| Jika Foto adalah senjata Kita, Maka Kamera adalah Baju jirah kita | . |
Kedua adalah Visual Element atau unsur-unsur gambar, mempunyai maksud apa saja yang terlihat oleh lensa kamera pada tempat kejadian antara lain objek, lokasi, warna, cahaya, dll (lensa harus dalam keadaan bersih tanpa debu atau goresan)
Ketiga, penuhi unsur-unsur yang di perlukan dan di gunakan dalam pengambilan gambar secara baik dan benar yaitu; 1. Focus, adalah keadaan di mana objek yang diambil dalam keadaan paling tajam atau tidak blur, biasanya kamera pada ponsel ini di lengkapi kemampuan auto focus. (jangan gunakan zoom untuk memperbesar objek ya hasil gambar akan pecah dan menjadi tidak tajam). 2. Iris, adalah kondisi dimana objek yang kita gunakan memenuhi unsur penerangan secara alami, over exposure atau terlalu terang maupun sebaliknya under (terlalu gelap) bisa mempengaruhi hasil foto yang kita ambil. 3. Framing, atau komposisi gambar adalah pengaturan, penataan dan penempatan unsur-unsur gambar kedalam frame atau bingkai pada ponsel. Komposisi ini sangat erat kaitannya dengan rasa seni, perasaan atau ekspresi seseorang, komposisi juga harus memperhatikan factor keseimbangan, keindahan, ruang dan warna dari unsur-unsur gambar ( kamera hape juga punya ROT/Rule of third, kadang mata fotografer juga sering melanggar aturan ini dikarenakan perasaan dan expresi yang ia miliki untu disampaikan didalam foto yang ingin ia jepret (kaya komentator bola min?/ itu JEBRET!!!)). 4. Stabil, tentu saja berarti dalam pengambilan gambar tidak bergoyang-goyang, usahakan gunakan dua tangan atau bertumpu pada sesuatu misalkan meja,batu,pohon atau semacamnya agar kualitas foto yang dihasilkan tisak bergetar. 5. Durasi, lamanya suatu komposisi yang diambil, sebelum berpindah pada komposisi berikutnya ini juga bersangkutan dengan stabil.
Keempat, penuhi unsur-unsur pengambilan gambar dengan prinsip 5W 1H 1. Where, atau di mana objek itu di ambil ini berarti tempat. 2. What, apa saja yang ada di sekitar objek, dan tentukan posisi objek agar telihat menarik. 3. Who/Why, siapa objek yang ada di dalam suatu foto tersebut, dan sesuaikan dengan backgroud di belakangnya (misal anak kecil makan es ditengah badai salju) (- -') (itu aneh min) hahahaaa 4. When, kondisi suatu waktu ketika suatu gambar diambil, para fotografer mengetahui kapan waktu yang tepat untuk mengambil sebuah foto yaitu waktu sholat Dhuha dan setelah sholat Ashar menjelang magrib, karena waktu tersebut cahaya matahari begitu lembut tidak seperti siang hari cahaya nya terlalu keras. 5. How, sebuah penegasan bagaimana dan apa motivasi tentang objek, ini disebut "Gambar sama dengan seribu kata" jadi harus pintar menceritakan maksud dari foto yang kita ambil.
Kelima, penuhi standart pengambilan gambar dengan edit by camera Edit by Camera, bagaimana membuat suatu rekaman dengan berdasarkan pengambilan gambar secara berurutan dengan memenuhi unsur kedua, ketiga dan keempat, sehingga tanpa melakukan non linier over exposure atau pengeditan menggunkan komputer, rekaman video yang di hasilkan sudah dapat bercerita. Murah belum tentu murahan, bila semua itu terpenuhi. saya saran kan untuk tidak menggunakan efek tertentu saat mngambil foto gunakan lah efel standar,, "SHOOT FIRST EFFECT LATER".
